Lektin adalah jenis protein yang, pada manusia, dapat mempromosikan perkembangan sel dan mendukung komunikasi antar sel. Mereka juga berperan dalam respon imun manusia. Ada beberapa jenis lektin yang berbeda. Beberapa tidak berbahaya bagi kesehatan manusia, sementara yang lain, seperti risin, dapat berakibat fatal dalam jumlah kecil.
Apakah lektin benar-benar buruk bagimu?
Jenis lektin tertentu dapat mencegah tubuh Anda menyerap zat lain yang memiliki nilai gizi. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan masalah serius seperti kekurangan gizi. Beberapa sumber lektin dianggap sangat beracun. Biji jarak, misalnya, mengandung racun lektin kuat yang disebut risin.
Bagaimana lektin mempengaruhi tubuh?
Makan makanan yang mengandung lektin dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada beberapa orang. Itu karena tubuh tidak bisa mencerna lektin. Sebaliknya, mereka mengikat membran sel yang melapisi saluran pencernaan, di mana mereka dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan kerusakan.
Apa saja gejala kelebihan lektin?
Gejala yang terkait dengan sensitivitas makanan lektin dan aquaporin meliputi:
- Kembung, gas, dan kram perut.
- Sakit dan bengkak sendi.
- Kelelahan dan keletihan.
- Ruam kulit.
- Fluktuasi hormonal.
- Mual.
- Alergi seperti gejala.
- Gejala neurologis.
Apakah lektin menyebabkan usus bocor?
“Bagi mereka yangmakan banyak makanan mentah yang kaya lektin – vegetarian atau mereka yang mengikuti pola makan kaya nabati, misalnya – asupan lektin yang lebih tinggi dan gangguan gastrointestinal yang diakibatkannya seperti mual, diare, dan kembung dapat melemahkan lapisan usus halus, memicu sindrom usus bocor, peradangan di seluruh sistem dan …