Reorganisasi adalah perombakan yang signifikan dan mengganggu dari bisnis bermasalah yang dimaksudkan untuk mengembalikannya ke profitabilitas. Ini mungkin termasuk mematikan atau menjual divisi, mengganti manajemen, memotong anggaran, dan memberhentikan pekerja.
Bagaimana Anda bertahan dari restrukturisasi perusahaan?
Panduan Kelangsungan Hidup Restrukturisasi Perusahaan
- Jangan panik! …
- Jangan berasumsi yang terburuk. …
- Cobalah untuk memahami konteksnya. …
- Hindari bergabung dengan "faksi". Selama masa perubahan, tidak ada yang ingin sendirian sehingga mereka secara alami mencoba menyelaraskan diri dengan pemimpin atau kelompok karyawan.
Apa hasil reorganisasi?
Restrukturisasi perusahaan yang berhasil dapat menghasilkan peningkatan laba, efisiensi operasional, dan pembayaran utang. Namun, upaya reorganisasi bisnis tidak selalu berhasil. Reorganisasi yang tidak efektif dapat menyebabkan kebangkrutan. Dan, bisnis yang mengalami reorganisasi kebangkrutan mungkin berakhir dengan likuidasi.
Mengapa perusahaan melakukan reorganisasi?
Alasan utama untuk restrukturisasi dapat mencakup: Ada yang rusak. Jika organisasi Anda tidak memenuhi KPI-nya, jika proses atau karyawan Anda menjadi tidak efisien, atau jika ada tugas penting yang tidak tercakup oleh posisi apa pun, mungkin sudah waktunya untuk mempertimbangkan restrukturisasi perusahaan.
Apa manfaat reorganisasi?
Manfaat reorganisasi dapat penghematan biaya untuk bisnis, perampingan manajemen, pembukaan jalur komunikasi dan kemampuan untuk menempatkan bisnis di jalan menuju keberlanjutan jangka panjang.