Mereka dianggap diabaikan, pendendam, tidak punya dorongan, berpandangan negatif, dan merasa tidak pantas. Dengan kata lain, mereka menderita “Sindrom Anak Tengah”. Sebuah penelitian di Universitas Stanford menunjukkan bahwa orang menengah dianggap paling iri, paling tidak berani, dan paling tidak banyak bicara dari semua urutan kelahiran.
Benarkah anak tengah selalu diabaikan?
Ya, “Sindrom Anak Tengah” sangat nyata. Anak-anak tengah meratapi nasib mereka karena diabaikan dan sering kali menjadi kesal dengan semua perhatian orang tua yang diberikan kepada anak tertua dan bayi dalam keluarga, dan merasa teralihkan. … Anak tengah harus berusaha sedikit lebih keras untuk “didengar” atau diperhatikan.
Apakah menjadi anak tengah paling sulit?
Menjadi anak tengah itu sulit. Anda adalah saudara yang lebih muda, tetapi juga yang lebih tua, dan Anda sering kali berakhir dibayangi oleh keduanya - tetapi tidak pada 12 Agustus, alias Hari Anak Tengah. Akhirnya giliran Anda untuk bersinar dan berbagi bagaimana rasanya tumbuh dewasa - dan itu tidak semuanya buruk! Mandiri sejak kecil.
Apa kerugian menjadi anak tengah?
Kerugian menjadi Anak Tengah:
- Mereka merasa ditinggalkan. …
- Mereka terkadang merasa tidak terlihat.
- Kakak sulung mendapatkan hal yang maksimal karena dia sangat besar dan dia membutuhkannya sedangkan Anda dapat mengorbankan bagian Anda atas nama saudara bungsu karena diaadalah bayi yang lucu.
Apa itu sindrom anak tengah?
Apa Itu Sindrom Anak Tengah? Banyak ahli yang mempelajari kepribadian percaya bahwa urutan kelahiran keluarga Anda berperan dalam perkembangan Anda. Mereka melihat "sindrom anak tengah" sebagai gagasan bahwa jika Anda bukan anak tertua atau bungsu, Anda kurang mendapat perhatian dari orang tua dan merasa "terjebak".