Efek samping hidroklorotiazid yang paling umum termasuk lebih sering buang air kecil, sembelit atau diare, sakit kepala, disfungsi ereksi, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, masalah penglihatan, dan kelemahan. Efek samping lebih sering terjadi pada mereka yang menggunakan dosis 25 mg atau lebih dalam uji klinis.
Berapa lama efek samping hidroklorotiazid bertahan?
Berapa lama hydrochlorothiazide (Microzide) bertahan di sistem Anda? Diperlukan waktu 30 hingga 75 jam agar hidroklorotiazid (Microzide) benar-benar dikeluarkan dari tubuh. Namun, efek hydrochlorothiazide (Microzide) biasanya hanya bertahan sampai 12 jam.
Dapatkah Diuretik Menyebabkan Mual?
Diuretik dapat menyebabkan berbagai perubahan biokimia yang tidak diinginkan, seperti impotensi, ruam kulit, mual, pusing dan lesu serta efek samping subjektif.
Apa efek samping dari penggunaan hidroklorotiazid?
Efek samping yang lebih umum yang dapat terjadi dengan hidroklorotiazid meliputi:
- tekanan darah lebih rendah dari biasanya (terutama saat berdiri setelah duduk atau berbaring)
- pusing.
- sakit kepala.
- kelemahan.
- disfungsi ereksi (kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi)
- kesemutan di tangan, kaki, dan kaki.
Haruskah Anda minum banyak air saat mengonsumsi hidroklorotiazid?
Hati-hati jangan sampai kepanasan ataudehidrasi dalam cuaca panas saat mengambil hidroklorotiazid. Bicaralah dengan dokter Anda tentang berapa banyak cairan yang harus Anda minum; dalam beberapa kasus minum terlalu banyak cairan sama berbahayanya dengan tidak minum cukup cairan.