Cahaya biru memiliki panjang gelombang pendek (sekitar 475 nanometer), dan hamburan atau dibelokkan jauh lebih mudah daripada cahaya merah. Karena mudah tersebar maka tidak begitu meresap ke dalam kulit (hanya sepersekian milimeter). … Ini berarti pembuluh darah Anda akan tampak biru dibandingkan dengan kulit Anda yang lain.
Apakah darah vena berwarna biru?
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa darah berwarna biru di pembuluh darah kita karena ketika kembali ke paru-paru, ia kekurangan oksigen. Tapi ini salah; darah manusia tidak pernah biru. Warna vena kebiruan hanyalah ilusi optik. Cahaya biru tidak menembus jauh ke dalam jaringan seperti cahaya merah.
Apa warna darah vena dan mengapa?
Ini adalah darah di pembuluh darah yang memberi mereka warna. Selanjutnya, darah di pembuluh darah manusia juga tidak berwarna biru. Darah selalu merah. Darah yang telah dioksigenasi (kebanyakan mengalir melalui arteri) berwarna merah cerah dan darah yang kehilangan oksigennya (kebanyakan mengalir melalui vena) berwarna merah tua.
Apa warna darah vena?
Warna darah arteri dan vena berbeda. Darah teroksigenasi (arteri) berwarna merah cerah, sedangkan darah terdeksoigenasi (vena) berwarna ungu kemerahan gelap.
Mengapa darah saya hampir hitam?
Ini berutang warna pada hemoglobin, yang mengikat oksigen. Darah terdeoksigenasi lebih gelap karena perbedaan bentuk sel darah merah ketika oksigen mengikat hemoglobin disel darah (teroksigenasi) versus tidak mengikatnya (terdeoksigenasi). Darah manusia tidak pernah biru.